Senin, 15 Juni 2015

Nokia Jadul 3310 Hadir dengan Model Terbaru

Nokia Jadul 3310 – Masihkan anda ingat akan kejayaan ponsel satu ini yang memiliki desain dan juga kemudahan daam penggunaan di jamannya? Yak, kini Nokia jadul 3310 akan terlahir kembali. Ponsel jaman dulu (jadul) ini memiliki kenangan tersendiri bagi setiap orang yang pernah memiliki ponsel ajaib ini. Produsen asal Finlandia ini rencananya akan kembali menghidupkan kembali Nokia 3310.

Setelah diakuisisi oleh Microsoft, Nokia membenamkan system operasi Windows pada ponsel berutannya kali ini. Hal ini tentulah akan membuat setiap orang menjadi penasaran akan desain dan juga performa dari Nokia 3310 PureView terbaru ini. Nokia sengaja menghidupkan kembali Nokia jadul 3310 karena ponsel ini terkenal dengan kehandalannya dan juga kepraktisan dalam penggunaan. Selain itu, ponsel ini juga menjadi salah satu bentuk keberhasilan dari pihak Nokia dalam kiprahnya selama ini di dunia telekomunikasi, khususnya handphone. Nokia 3310 PureView reborn ini memiliki desain yang bisa dikatakan hampir mirip dengan Nokia jadul 3310 versi lawas. Hanya saja, untuk sektor navigasi, ponsel ini sudah menyematkan layar sentuh yang besar untuk ponsel ini. Berbeda dengan layar ponsel 3310 lama yang masih menggunakan teknologi monochrome sehingga kurang sedap untuk dipandang mata. Selain dari segi layar, ternyata ponsel ini nantinya juga akan dibekali dengan adanya kamera yang sangat canggih.
 Bayangkan saja kamera PureView beresolusi 41 MP akan tersemat di bagian belakang ponsel. Lensa dari teknologi Zeiss ini dilengkapi dengan flash Xenon yang menjadikan ponsel ini menjadi sangat superior dalam hal pengambian gambar fotografi. Rencananya ponsel ini akan diberi sentuhan warna-warni layaknya ponsel Lumia yang banyak beredar di pasaran. Dari segi spesifikasi, handphone Nokia satu ini memiliki spesifikasi yang cukup lumayan. Memiliki prosesor quad-core 1,3 GHz, RAM 2 GB, dan internal storage yang mencapai 32 GB. Kapasitas sebesar itu masih juga dibekali dengan adanya slot Micro SD yang mampu diperbesar hingga mencapai 64 GB. Hadirnya ponsel ini diharapkan menjadi trendsetter kepada produsen ponsel lainnya bahwa ponsel lawas juga dapat dibangkitkan kembali menggunakan pengembangan yang jauh lebih advance untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Juha Alakarhu, petinggi Nokia sempat menuturkan bahwa dirinya sangat bangga terhadap pencapaian Nokia sekarang ini. Ditambah lagi dengan akan diluncurkannya ponsel 3310 ini. Pastilah semua orang dapat bernostalgia akan desain dan juga teknologi yang dimiliki oleh Nokia 3310 lawas. Perlu diketahui bahwa Nokia jadul 3310 sudah menjadi sebuah ikon terbaru dalam dunia mobile phone dikarenakan keberhasilannya dalam memikat hati pelanggan di masanya dulu. Kini kiprahnya akan diteruskan oleh adik nya langsung yang memiliki nama sama dengan yang terdahulu yakni Nokia 3310 PureView.

Rabu, 10 Juni 2015

5 Hal yang perlu di siapkan Memasuki Bulan Puasa

Waktu terus berjalan, terus berputar membawa kita yang muslim kembali ke pintu gerbang bulan penuh rahmat kebaikan yang berlipat, ya sebentar lagi kita memasuki bulan suci Ramadhan, sebuah bulan yang membuat semua orang “mendadak” menjadi baik, kenapa saya katakan mendadak, sebab pada bulan itu memang penuh dengan vibrasi yang baik, yang biasanya marah menjadi mengerem marahnya, yang suka makan menjadi mengerem makannya, yang jarang bersedekah kepada orang menjadi lebih sering bersedekah. Masjid juga mendadak ramai, berjemaah mendadak juga ramai.
Tapi itulah kebaikan bulan Ramadhan, meskipun terlihat mendadak tapi biarlah mereka menjadi lebih baik dalam satu bulan ini. Biarlah dalam satu bulan itu penuh dengan kebaikan dimana-dimana,penuh dengan berbagi sedekah, penuh dengan shalat berjamaah. Karena bulan itu adalah bulan penuh kebahagiaan maka harus disambut dengan rasa bahagia. Maka itu diri kita harus dipersiapkan sebaiknya dalam memasuki bulan penuh “mendadak” itu agar bisa mengambil manfaat sebesar-besarnya…:)
Setidaknya ada lima hal yang harus kita persiapkan untuk memasuki bulan suci Ramadhan agar kita bisa mengambil manfaat sebesar-besarnya, rugi lho jika dalam satu bulan itu kita tidak mendapat apa-apa, karena disaat bulan itu gelombang yang terpancar dan tersebar di sekitar kita adalah gelombang kebaikan, dan Allah menjanjikan berlipat kebaikan dalam satu bulan tersebut, bahkan sampai ada kebaikan yang senilai dengan 1000 bulan.
Ada lima hal yang perlu kita persiapkan menjelang bulan suci Ramadhan, agar kita bisa meraih kebaikan dalam hidup agar dapat menikmati sebuah transformasi diri. Saya mulai ya, untuk lima hal itu. Oke..pastikan anda benar-benar mempersiapkan lho ya..
Pertama, persiapkan NIAT, dalam hal ini yang saya maksudkan adalah apa niat anda untuk bulan suci Ramadhan tahun ini, dalam kata lain apa yang akan anda lakukan di bulan Ramadhan, itulah makna NIAT. Bukan hanya bicara dalam hati “saya berniat puasa……(dst)”, tetapi sekarang anda ambil selembar kertas dan bolpoin lalu tuliskan 5 hal yang akan anda lakukan dalam bulan Ramadhan. Tuliskan niat itu dengan jelas ya, misal..”Mau mengkhatamkan Al-Quran sebanyak 2x”, “Mau bersedekah ke panti asuhan sebanyak 1juta”. Oke…sudah paham, ditulis ya..
Kedua, persiapkan ALAT, kenapa saya katakan persiapkan ALAT? dalam hal ini misalnya, kita ingin berjemaah tarawih setiap hari maka kita butuh alat, yaitu baju busana muslim, sajadah, sarung, dan yang perlu lagi kita persiapkan adalah Al-Quran. Karena itu adalah alat, bagaimana kita bisa meniatkan diri untuk mengkhatamkan Al-Quran sementara Alatnya tidak ada. Maka dari itu sekarang cobalah cek lagi alat-alat tersebut, mungkin alat itu selama ini tidak ada sentuh , saatnya anda mulai memeriksanya, jika sudah jelek dan rusak maka anda bisa menggantinya.
Ketiga, persiapkan kesehatan FISIK, fisik yang sehat diperlukan untuk kita menjalankan puasa di bulan suci nanti lho, bagi anda yang tidak terbiasa puasa sunnah maka tentu fisik anda pasti merasa kaget, sebab jam makan akan diubah, yang biasanya sarapan pukul 07-09, selama puasa akan diubah menjadi jam 02-04 pagi, dan makan siang yang biasanya jam 12-2 siang akan dihilangkan dan dipindah ke jam 18.00. Perubahan ini pasti membuat fisik kita kaget. Maka mulailah untuk mempersiapkan fisik dengan mengurangi makan anda sedikit-demi sedikit ya.
Keempat, persiapkan kesehatan PSIKIS, jika fisik sudah sehat maka persiapkan juga psikis anda, jiwa anda, sebab dalam bulan suci Ramadhan, fisik dan psikis akan sama-sama diuji, fisik diuji dengan lapar dan haus, sedangkan psikis akan diuji dengan emosi marah, sakit hati, iri, nafsu. Maka dari itu agar tidak terlalu berat,mulai sekarang latih ya psikis anda agar bisa dikontrol. Psikis ini secara detail saya katakan pikiran bawah sadar, maka latihlah pikiran bawah sadar anda agar benar-benar mensupport anda puasa, cara melatih pikiran bawah sadar yang dengan metode AMC (alpha mind control) :)
Kelima, persiapkan kecukupan DANA, dalam bulan puasa kita memerlukan dana tambahan, untuk bersedekah lebih, untuk berbagi, untuk berbuka puasa, makan sahur. Sebab sebulan ini, makanan butuh benar-benar bergizi agar fisik kita kuat menjalani ibadah-ibadah dalam bulan Ramadhan, dan justru dengan mempersiapkan dana berlebih kita bisa berbagi kepada sesama, sebab kebaikan dalam bulan Ramadhan berlipat nilainya.
Lima hal diatas, saya rancang untuk memudahkan anda memasuki bulan suci Ramadhan yang sebentar lagi dalam hitungan hari kita nikmati kebaikannya. Dengan anda melakukan persiapan tersebut, maka pastilah Ramadhan kali ini jauh lebih berarti daripada tahun lalu. Akhirnya mari kita sambut bulan Ramadhan dengan penuh persiapan diri agar bisa meraih sebanyak-banyaknya kebaikan. Marhaban ya Ramadhan…
@zahid

Minggu, 24 Agustus 2014

Boikot McDonald dengan ilmu, "Israel" makin mati kutu

Boikot McDonald dengan ilmu, "Israel" makin mati kutu
Ilustrasi - Boikot McDonald dengan ilmu, "Israel" makin mati kutu
KUALA LUMPUR (Arrahmah.com) – Meski “Israel” telah mengumumkan penarikan pasukannya dari Gaza, bukan berarti kita dapat bersantai dalam senyapnya Palestina untuk sementara waktu. Perjuangan pemboikotan produk zionis masih harus terus kita lakukan. Salah satunya melalui boikot korporasi makanan cepat saji McDonald (McD), sebagaimana yang dikampanyekan Muslimin Malaysia pada media sosial Facebook yang telah berlaku sejak Rabu pekan lalu (30/7/2014).
Proses pemboikotan ini, tentu lebih bijak berlangsung bukan hanya atas dasar kita membenci kekjian “Israel” terhadap saudara kita di Palestina, namun dengan memahami penjelasan ilmiah, sebagaimana dipublikasikan Sukan TV melalui laman resminya di Facebook pada beberapa waktu lalu. Sejumlah spekulan menyatakan “insyaa Allah pemboikotan ini akan membuat zionis semakin mati kutu lagi.”
Sebagai edukasi bagi kita para konsumen, penjelasan ringkas mengenai kebobrokan McD dalam menipu pelanggan di balik dapurnya sempat dikupas secara mendalam oleh koki selebriti Jamie Oliver melalui rilis videonya pada tahun 2012 mengenai penggunaan peroxida (H2O2) dan amonia (NH3) dalam pengolahan daging bahan baku burger McD. Sayangnya, meski kampanye Oliver tersebut baru mendorong McD bereaksi dengan berhenti menggunakan apa yang disebut “lendir merah muda” (ammonium hydroxide) dalam burgernya, sehingga kini perusahaan itu masih membandel menggunakan daging mentah dengan kualitas bahan dasar makanan hewan.
Jamie Oliver
Jamie Oliver
Jamie yang naturalis dan dijuluki “The Naked Chef” telah secara terbuka mencela penggunaan aditif pada acaranya, Revolusi Makanan Jamie Oliver. Dalam tayangan tersebut (klik) ia mempertanyakan bagaimana mungkin US Food and Drug Administration dapat mengijinkan senyawa beracun semacam peroxide digunakan dalam makanan, sementara itu sangat terlarang dikonsumsi manusia sebagai bahan makanan.
Pada umumnya kedua zat kimia tersebut di atas digunakan sebagai bahan bleaching untuk rambut dan drycleaning. Dengan demikian, dapat dibayangkan bagaimana efeknya terhadap organ pencernaan dan organ dalam kita selain lambung dan usus jika itu dikonsumsi secara berkesinambungan dalam waktu lama.
Jadi, tunggu apalagi, mari kita jaga keluarga dan orang di sekitar kita untuk mewaspadai produk-produk “Israel”. Karena produk-produk itu tidak hanya menjadi amunisi zionis untuk mengagresi Palestina, tetapi juga sengaja dirancang untuk meracuni ummat manusia sedunia.
- See more at: http://www.arrahmah.com/news/2014/08/06/boikot-mcdonald-dengan-ilmu-israel-makin-mati-kutu.html#sthash.P3rZ7OYF.dpuf

Pertama kalinya, TV Al-Jazeera tayangkan video lengkap operasi terowongan dan militer Brigade Al-Qassam

Senin, 29 Syawwal 1435 H / 25 Agustus 2014 10:02
Pertama kalinya, TV Al-Jazeera tayangkan video lengkap operasi terowongan dan militer Brigade Al-Qassam
Ilustrasi - Pertama kalinya, TV Al-Jazeera tayangkan video lengkap operasi terowongan dan militer Brigade Al-Qassam
GAZA (Arrahmah.com) – Stasiun TV Al-Jazeera pada hari Ahad (24/8/2014) menayangkan video liputan khusus tentang agresi militer terbaru penjajah zionis “Israel” terhadap Jalur Gaza dan kegigihan perlawanan mujahidin Jalur Gaza.
Video tersebut berdurasi 47 menit 47 detik dan diberi judul “Gaza: Air mata dan Kemenangan”. Video itu menayangkan kebiadaban dan kedahsyatan serangan militer penjajah zionis “Israel”, yang sampai saat ini telah membunuh lebih dari 2100 warga muslim Gaza, mencederai ribuan lainnya, menghancurkan rumah-rumah, sekolah-sekolah dan masjid-masjid.
Serangan biadab penjajah “Israel” telah menimbulkan duka yang sangat mendalam bagi penduduk muslim Jalur Gaza. Air mata mengalir dari setiap warga yang kehilangan orang-orang yang paling mereka cintai. Rumah tempat tinggal dan harta benda mereka ludes oleh bombardir “Israel”. Bahkan sekolah tempat belajar dan masjid tempat ibadah pun rata dengan tanah.
baru fbaru h
Kebiadaban serangan penjajah zionis “Israel” sedikit pun tidak melemahkan semangat perlawanan kelompok-kelompok pejuang di Jalur Gaza. Brigade Asy-Syahid Izzuddin Al-Qassam, Saraya Al-Quds, Jaisyul Ummah As-Salafi, Alwiyah Nashir Shalahuddin dan kelompok-kelompok pejuang lainnya melawan dengan gigih, tegar, sabar dan penuh keberanian.
Roket dan meriam Hawan silih berganti ditembakkan mujahidin Gaza ke wilayah penjajah “Israel”. Melalui terowongan-terowongan, mujahidin Brigade Al-Qassam berkali-kali melakukan serangan di garis belakang pertahanan “Israel”. Operasi jebakan, penyergapan dan peledakan ranjau telah menghancurkan sejumlah kendaraan tempur dan menewaskan serta mencederai sejumlah besar tentara “Israel”.
Drone Brigade Al-Qassam, roket-roket rakitan terbaruAl-Qassam dan kelompok pejuang lainnya, senjata sniper Al-Qassam, dan kejutan-kejutan industri militer mujahidin Gaza yang lain mewarnai operasi-operasi heroik mujahidin.
baru abaru bbaru cbaru d

Kegigihan dan keberanian kelompok pejuang Gaza telah menjatuhkan mental tempur pasukan “Israel”. Jutaan penduduk zionis “Israel” terpaksa meninggalkan rumah dan kota mereka, mengungsi ke tempat-tempat pengungsian dan bungker-bungker perlindungan. Sektor ekonomi dan pariwisata “Israel” mengalami keruntuhan akibat perlawanan mujahidin Gaza.
Liputan khusus TV Al-Jazeera ini merupakan tayangan video pertama yang secara detail mengungkapkan operasi-operasi mujahidin Brigade Al-Qassam terhadap pasukan penjajah “Israel”. Semoga Allah mengaruniakan kesabaran, ketabahan, keberanian dan kemenangan kepada mujahidin Islam di Jalur Gaza dan bumi-bumi jihad lainnya.
(muhib al majdi/arrahmah.com)
- See more at: http://www.arrahmah.com/news/2014/08/25/pertama-kalinya-tv-al-jazeera-tayangkan-video-lengkap-operasi-terowongan-dan-militer-brigade-al-qassam.html#sthash.yTM5WkNm.dpuf

Selasa, 19 Agustus 2014

Sejarah Masjid Nabawi

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membangun Masjid Nabawi pada bulan Raibul Awal di awal-awal hijarahnya ke Madinah. Pada saat itu panjang masjid adalah 70 hasta dan lebarnya 60 hasta atau panjangnya 35 m dan lebar 30 m. Kala itu Masjid Nabawi sangat sederhana, kita akan sulit membayangkan keadaannya apabila melihat bangunannya yang megah saat ini. Lantai masjid adalah tanah yang berbatu, atapnya pelepah kurma, dan terdapat tiga pintu, sementara sekarang sangat besar dan megah.
Masjid Nabawi, Kiblat Baitul Maqdis
Masjid Nabawi di awal pembangunan, Kiblat menghadap Masjid al-Aqsha. Sebelah Utara masjid adalah kamar Aisyah
Area yang hendak dibangun Masjid Nabawi saat itu terdapat bangunan yang dimiliki oleh Bani Najjar. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada Bani Najjar, “Wahai Bani Najjar, berilah harga bangunan kalian ini?” Orang-orang Bani Najjar menjawab, “Tidak, demi Allah. Kami tidak akan meminta harga untuk bangunan ini kecuali hanya kepada Allah.” Bani Najjar dengan suka rela mewakafkan bangunan dan tanah mereka untuk pembangunan Masjid Nabawi dan mereka berharap pahala dari sisi Allah atas amalan mereka tersebut.
Anas bin Malik yang meriwayatkan hadis ini menuturkan, “Saat itu di area pembangunan terdapat kuburan orang-orang musyrik, puing-puing bangunan, dan pohon kurma. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallammemerintahkan untuk memindahkan mayat di makam tersebut, meratakan puing-puing, dan menebang pohon kurma.”
Pada tahun 7 H, jumlah umat Islam semakin banyak, dan masjid menjadi penuh, Nabi pun mengambil kebijakan memperluas Masjid Nabawi. Beliau tambahkan masing-masing 20 hasta untuk panjang dan lebar masjid. Utsman bin Affan adalah orang yang menanggung biaya pembebasan tanah untuk perluasan masjid saat itu. Peristiwa ini terjadi sepulangnya beliau dari Perang Khaibar.
Masjid Nabawi adalah masjid yang dibangun dengan landasan ketakwaan. Di antara keutamaan masjid ini adalah dilipatgandakannya pahala shalat di dalamnya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda,
صَلَاةٌ فِي مَسْجِدِي هَذَا أَفْضَلُ مِنْ أَلْفِ صَلَاةٍ فِيمَا سِوَاهُ، إِلَّا الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ
“Shalat di masjidku ini lebih utama dari 1000 kali shalat di masjid selainnya, kecuali Masjid al-Haram.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Mimbar Nabi
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَا بَيْنَ بَيْتِي وَمِنْبَرِي رَوْضَةٌ مِنْ رِيَاضِ الْجَنَّةِ وَمِنْبَرِي عَلَى حَوْضِي
“Antara rumahku dan mimbarku ada taman dari taman-taman surga, dan mimbarku di atas telagaku.” (HR. al-Bukhari dan Muslim).
Awalnya Nabi berkhutbah di atas potongan pohon kurma kemudian para sahabat membuatkan beliau mimbar, sejak saat itu beliau selalu berkhutbah di atas mimbar. Dari Jabir radhiallahu ‘anhu bahwa dulu Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam saat khutbah Jumat berdiri di atas potongan pohon kurma, lalu ada seorang perempuan atau laki-laki Anshar mengatakan, ‘Wahai Rasulullah, bolehkah kami membuatkanmu mimbar?’  Nabi menjawab, ‘Jika kalian mau (silahkan)’. Maka para sahabat membuatkan beliau mimbar. Pada Jumat berikutnya, beliau pun naik ke atas mimbarnya, terdengarlah suara tangisan (merengek) pohon kurma seperti tangisan anak kecil, kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallammendekapnya. Pohon it uterus ‘merengek’ layaknya anak kecil. Rasulullah mengatakan, ‘Ia menagis karena kehilangan dzikir-dzikir yang dulunya disebut di atasnya’.” (HR. Bukhari)
Di antara keagungan dan keutamaan mimbar ini, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang seseorang bersumpah di dekatnya, barangsiapa bersumpah di dekat mimbar tersebut dia telah berdusta dan berdosa.
لَا يَحْلِفُ عِنْدَ هَذَا الْمِنْبَرِ عَبْدٌ وَلَا أَمَةٌ، عَلَى يَمِينٍ آثِمَةٍ، وَلَوْ عَلَى سِوَاكٍ رَطْبٍ، إِلَّا وَجَبَتْ لَهُ النَّارُ
“Janganlah seorang budak laki-laki atau perempuan bersumpah di dekat mimbar tersebut. Bagi orang yang bersumpah, maka dia berdosa…” (HR. Ibnu Majah, Ahmad, dan Hakim)
Raudhah
Raudhah adalah suatu tempat di Masjid Nabawi yang terletak antara mimbar beliau dengan kamar (rumah) beliau. Rasulullah menerangkan tentang keutamaan raudhah,
عن أبي هريرة رضي الله عنه أن النبي قال: “مَا بَيْنَ بَيْتِي وَمِنْبَرِي رَوْضَةٌ مِنْ رِيَاضِ الجَنَّةِ، وَمِنْبَرِي عَلَى حَوْضِي
Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda, “Antara rumahku dan mimbarku terdapat taman di antara taman-taman surga. Dan mimbarku di atas telagaku.” (HR. Bukhari).
Jarak antara mimbar dan rumah Nabi adalah 53 hasta atau sekitar 26,5 m.
Shufah Masjid Nabawi
Setelah kiblat berpindah (dari Masjid al-Aqsha mengarah ke Ka’baj di Masjid al-Haram). Rasulullah mengajak para
Masjid Nabawi, Kiblat Mekah
Masjid Nabawi, Kiblat Mekah
sahabatnya membangun atap masjid sebagai pelindung bagi para sahabat yang tinggal di Masjid Nabawi. Mereka adalah orang-orang yang hijrah dari berbagai penjuru negeri menuju Madinah untuk memeluk Islam akan tetapi mereka tidak memiliki kerabat di Madinah untuk tinggal disana dan belum memiliki kemampuan finasial untuk membangun rumah sendiri. Mereka ini dikenal dengan ash-habu shufah.
Rumah Nabi
Mungkin kata rumah terlalu berlebihan untuk menggambarkan kediaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, karenanya lebih tepat kalau kita sebut dengan istilah kamar. Kamar Nabi yang berdekatan dengan Masjid Nabawi adalah kamar beliau bersama ibunda Aisyah radhiallahu ‘anha. Nabi Muhammad dimakamkan di sini, karena beliau wafat di kamar Aisyah, kemudian Abu Bakar radhiallahu ‘anhu dimakamkan pula di tempat yang sama pada tahun 13 H, lalu Umar bin Khattab pada tahun 24 H.
Keadaan Makam Nabi
Makam Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menghadap kiblat kemudian di belakang beliau (dikatakan di belakang karena menghadap kiblat) terdapat makam Abu Bakar ash-Shiddiq dan posisi kepala Abu Bakar sejajar dengan bahu Nabi. Di belakang makam Abu Bakar terdapat makam Umar bin Khattab dan posisi kepala Umar sejajar dengan bahu Abu Bakar. Di zaman Nabi kamar beliau berdindingkan pelepah kurma yang dilapisi dengan bulu. Kemudian di zaman pemerintahan Umar bin Khattab dinding kamar ini diperbaiki dengan bangunan permanen.
Ketika Umar bin Abdul Aziz menjadi gubernur Madinah ia kembali merenovasi kamar tersebut, lebih baik dari sebelumnya. Setelah dinding tersebut roboh dan menyebabkan kaki Umar bin Khattab terlihat (kemungkinan roboh karena faktor alam sehingga tanah makam tergerus dan kaki Umar menjadi terlihat), Umar bin Abdul Aziz kembali membenahinya dengan bangunan batu hitam. Setelah itu diperbaiki lagi pada tahun 881 H.
Subhanallahu, kejadian ini menunjukkan kebenaran sabda Nabi bahwa jasad seorang yang mati syahid itu tidak hancur. Umar bin Khattab syahid terbunuh ketika menunaikan shalat subuh.
Usaha Pencurian Jasad Nabi
Pertama, pencurian jasad Nabi di makamnya pertama kali dilakukan oleh seorang pimpinan Dinasti Ubaidiyah, al-hakim bi Amrillah (wafat 411 H). Ia memerintahkan seorang yang bernama Abu al-Futuh Hasan bin Ja’far. Al-Hakim memerintahkan Hasan bin Ja’far agar memindahkan jasad Nabi ke Mesir. Namun dalam perjalanan menuju Madinah angin yang kencang membinasakan kelompok Abu al-Futuh Hasan bin Ja’far.
Kedua, gagal pada upaya pertamanya, al-Hakim bi Amrillah belum bertaubat dari makar yang ia lakukan. Ia memerintahkan sejumlah orang untuk melakukan percobaan kedua. Al-Hakim bi Amrillah mengirim sekelompok orang penggali kubur menuju Madinah. Orang-orang ini diperintahkan untuk menetap beberapa saat di daerah dekat Masjid Nabawi. Beberapa saat mengamati keadaan, mereka mulai melaksanakan aksinya dengan cara membuat terowongan bawah tanah. Setelah dekat dengan makam, orang-orang menyadari adanya cahaya dari bawah tanah, mereka pun berteriak “Ada yang menggali makam Nabi kita!!” Lalu orang-orang memerangi sekelompok penggali kubur ini dan gagallah upaya kedua dari al-Hakim bi Amrillah. Kedua kisah ini selengkapnya bisa dirujuk ke buku Wafa al-Wafa, 2: 653 oleh as-Samhudi.
Ketiga, upaya pencurian jasad Nabi kali ini dilakukan atas perintah raja-raja Nasrani Maroko pada tahun 557 H. saat itu Nuruddin az-Zanki adalah penguasa kaum muslimin di bawah Khalifah Abbasiyah. Dalam mimpinya Nuruddin az-Zanki bertemu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan beliau mengatakan “Selamatkan aku dari dua orang ini -Nabi menunjuk dua orang yang terlihat jelas wajah keduanya dalam mimpi tersebut-.” Nuruddin az-Zanki langsung berangkat menuju Madinah bersama dua puluh orang rombongannya dan membawa harta yang banyak. Setibanya di Madinah, orang-orang pun mendatanginya, setiap orang yang meminta kepadanya pasti akan dipenuhi kebuthannya.
Setelah 16 hari, hampir-hampir seluruh penduduk Madinah datang menemuinya, namun ia belum juga melihat dua orang yang ditunjuk oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam mimpinya. Ia pun bertanya, “Adakah yang tersisa dari penduduk Madinah?” Masyarakat menjawab, “Ada, dua orang kaya yang sering berderma, mereka berasal dari Maroko.” Masyarakat menyebutkan tentang keshalehan keduanya, tentang shalatnya, dan apabila keduanya dipinta pasti memberi. Ternyata dua orang inilah yang dilihat az-Zanki dalam mimpinya dan keduanya sengaja tinggal sangat dekat dengan kamar Nabi. Az-Zanki menanyakan perihal kedatangan mereka ke Madinah. Keduanya menjawab mereka hendak menunaikan haji.
Az-Zanki menyelidiki dan mendatangi tempat tinggal mereka, ternyata rumah tersebut kosong. Saat ia mengelilingi tempat tinggal dua orang Maroko ini, ternyata ada sebuah tempat –semisal ruangan kecil- yang ada lubangnya dan berujung di kamar Nabi. Keduanya tertangkap ‘basah’ hendak mencuri jasad Nabi, keduanya pun dibunuh di ruang bawah kamar Nabi tersebut. Selengkapnya lihat Wafa al-Wafa 2: 648.
Keempat, upaya pencurian jasad Nabi oleh orang-orang Nasrani Syam. Orang-orang ini masuk ke wilayah Hijaz, lalu membunuh para peziarah kemudian membakar tempat-tempat ziarah. Setelah itu mereka mengatakan bahwa mereka ingin mengambil jasad Nabi di makamnya. Ketika jarak mereka denga kota Madinah tinggal menyisakan perjalanan satu hari, mereka bertemu dengan kaum muslimin yang mengejar mereka. Mereka pun dibunuh dan sebagiannya ditangkap oleh kaum muslimin (Rihlatu Ibnu Zubair, Hal: 31-32)
Amalan Bid’ah Terkait dengan Ziarah ke Masjid Nabawi
Sering dijumpai peziarah Masjid Nabawi mengusap-usap kamar Nabi ini, bahkan ada yang menciuminya dalam rangka mengharap berkah. Ibnu Taimiyah mengatakan, “Ulama telah sepakat, barangsiapa yang berziarah ke makam Nabi Muhammad atau ke makam nabi selain beliau atau makam orang-orang shaleh, makam sahabat, makam ahlul bait, atau selain mereka, tidak boleh mengusap-usap atau menciumnya, bahkan tidak ada satu pun benda mati di dunia ini yang disyariatkan makam nabi muhammaduntuk dicium kecuali hajar aswad.” (Majmu’ Fatawa, 27:29)
Tidak boleh juga untuk thawaf mengelilingi kamar Nabi, thawaf adalah salah satu bentuk ibadah, dan tidak diperkenankan beribadah kecuali hanya kepada Allah. Ada juga dijumpai sebagian peziarah Masjid Nabawi yang bersujud mengarah ke makam Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, ini semua adalah ritual-ritual yang haram dilakukan ketika berziarah ke Masjid Nabawi.
Perluasan Masjid Nabawi
-          Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melebarkan Masjid Nabawi pada tahun ke-7 H, sepulangnya beliau dari Khaibar.
-          Pada zaman Umar bin Khattab, tahun 17 H, Masjid Nabawi kembali diperluas. Umar juga menambahkan sebuah tempat yang agak meninggi di luar masjid yang dinamakan batiha. Tempat ini digunakan oleh orang-orang yang hendak mengumumumkan suatu berita, membacakan syair, atau hal-hal lainnya yang tidak terkait syiar agama. Sengaja Umar membuatkan tempat ini untuk menjaga kemuliaan masjid.
-          Perluasan masjid di masa Utsman bin Affan tahun 29 H.
-          Perluasan masjid oleh Khalifah Umayyah, Walid bin Abdul Malik pada tahun 88-91 H.
-          Perluasan masjid oleh Khalifah Abbasiyah, al-Mahdi pada tahun 161-165 H.
-          Perluasan oleh al-Asyraf Qayitbay pada tahun 888 H.
-          Perluasan oleh Sultan Utsmani, Abdul Majid tahun 1265-1277 H.
-          Perluasan oleh Raja Arab Saudi, Abdul Aziz alu Su’ud tahun 1372-1375 H.
-          Perluasan oleh Khadimu al-Haramain asy-Syarifain, Fahd bin Abdul Aziz alu Su’ud tahun 1406-1414 H.
-          Perluasan masjid yang saat ini sedang berlangsung oleh Khadimu al-Haramain asy-Syarifain, Abdullah bin Abdul Aziz.
Masjid Nabawi
Mudah-mudahan sejarah singkat Masjid Nabawi ini semakin membangkitkan kecintaan kita kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, para sahabatnya, dan Masjid Nabawi itu sendiri. Semoga Allah senantiasa menjaga masjid ini dari orang-orang yang hendak melakukan keburukan, amin.
Sumber: Islamstory.com